Amerika Latin vs Eropa di Piala Dunia 2010 7

Kamis, 10 Jun '10 23:30

 

Pagelaran akbar tahun ini, piala dunia 2010 akan dimulai sebentar lagi. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, piala dunia akan digelar di benua afrika. Memang sudah menjadi keinginan dari FIFA untuk menggelar piala dunia di benua selain eropa dan amerika. Asia,kolaborasi jepang dan korea, sudah terlebih dahulu menjadi tuan rumah piala dunia pada tahun 2002.

 

Menarik untuk dinantikan akankah terjadi kejutan seperti halnya yang terjadi di piala dunia 2002, dimana korea selatan melejit hingga semifinal dengan menumbangkan tim-tim elit dunia seperti italia dan spanyol. Potensi kejutan mungkin saja terjadi karena ini adalah pagelaran pertama kali di benua afrika.

 

Sepanjang sejarah piala dunia dari tahun 1930 hingga tahun 2006, tim-tim dari amerika selatan dan eropa saling berbagi gelar juara, yaitu 9 kali tampil sebagai juara. Brasil adalah pemegang rekor juara terbanyak dengan 5 kali juara dunia (penta campeone) diikuti oleh juara bertahan italia dengan 4 kali juara. Selebihnya adalah jerman (3 kali juara), argentina (2 kali juara), uruguay (2 kali juara) dan inggris, perancis (masing-masing satu kali juara).

Favorit juara untuk piala dunia 2010 masih tetap didominasi oleh tim-tim papan atas dan tampaknya tidak akan melenceng jauh dari tim-tim yang saya sebut diatas. Brasil menjadi favorit kuat juara mewakili benua amerika, sedangkan spanyol menjadi jagoan dari benua eropa, diikuti oleh jerman dan inggris.

 

Wakil Amerika Selatan dan Amerika Tengah

 

Brasil adalah favorit kuat untuk menjadi juara di afsel nanti. Dunga menekankan bahwa kemenangan jauh lbh penting dari pada main indah. Mungkin sudah mulai berpaling dari "jogo bonito". Dimotori oleh Kaka sbg poros serangan, dilapis oleh Felipe Melo dan Gilberto Silva dan trio Inter di lini belakang, Julio Cesar, Lucio dan Maicon, Brasil memiliki materi yang seimbang disemua lini. Mungkin yang menjadi keraguan sekarang adalah posisi Lusi Fabiano sebagai ujung tombak. Maklum, ybs sudah puasa gol lebih dari 5 bulan dan bahkan di pertandingan pemanasan melawan Tanzania kemarin, dia juga gagal masuk "score sheet".

 

Sedangkan rival berat Brasil di benua amerika yaitu Argentina saya rasa sulit untuk menjadi juara. Mental para pemain Argentina tidak setangguh Brasil dan Maradona sebagai pelatih kurang mampu mengoptimalkan kemampuan pemain-pemainnya. Banyak orang merasa pesimis dengan materi pemain yang dibawa oleh Maradona ke afsel. Argentina akan bertumpu pada poros Messi - Tevez dan Higuain sebagai aktor utama. Lini tengah masih akan diperkuat oleh Veron dan bintang muda Angel Di Maria. Secara teknis sebetulnya kemampuan pemain Argentina sama dengan para pemain Brasil. PR buat Maradona agar timnya bisa tampil optimal.

 

Wakil lainnya seperti Uruguay,Paraguay, Chile, AS, Meksiko tampaknya belum cukup kuat untuk menghadirkan kejutan besar. Kemungkinan langkah mereka hanya akan bertahan sampai perdelapan final atau perempat final. Uruguay adalah juara dunia dua kali dan masih sulit bagi mereka untuk mendapat gelar ketiga. Chile dan Paraguay biasanya hanya kuat di babak kualifikasi dan kedodoran di ajang yang sesungguhnya. Meksiko sedang dalam masa transisi dan peremajaan tim, kemungkinan juga hanya bertahan sampai babak kedua. AS berpotensi menghasilkan kejutan tp mungkin hanya sampai babak perempat final. AS mampu mengalahkan Spanyol di piala konfederasi dan menyulitkan Brasil di final.

 

Wakil Eropa

 

Selain Brasil, favorit juara ada di benua eropa yaitu Spanyol, Jerman dan Inggris. Spanyol adalah juara eropa 2008 dan memiliki catatan 100% kemenangan selama babak kulaifikasi zona eropa. Dengan materi yang nyaris tidak berubah semenjak PE 2008 dan dengan permainan yang semakin matang, langkah Spanyol sulit untuk dihadang. Para pemain kunci mereka spt Xavi, Fabregas, Iniesta, Villa dan Silva, sedang dlm kondisi puncak dan inilah saat yang tepat bagi mereka untuk menjadi juara dunia yang baru.

 

Inggris juga memiliki kans kuat untuk memperoleh gelar kedua mereka. Memiliki pelatih yang hebat dan karismatik seperti Capello semakin menambah kekuatan Inggris. Materi pemain yang ada saat ini juga berada dalam usia emas pesepakbola. Mereka memiliki motivasi untuk tampil habis-habisan sekaligus balas dendam, karena gagal tampil di piala eropa 2008 kemarin. Kekuatan masih tetap solid walaupun Rio Ferdinand absen dan kurangnya pasangan ideal untuk Rooney. Mungkin Inggris harus belajar adu penalti, agar tidak gagal lagi seperti tahun 2006.

 

Jerman adalah tim spesialis turnamen. Kalau sudah memasuki turnamen resmi, langkah jerman sulit untuk dihadang. Para pemain Jerman seperti memiliki tekad "mati di lapangan" dan pantang menyerah. Langkah Jerman dibeberapa turnamen resmi akhir-akhir ini sangat meyakinkan; runner up PD 2002, semifinal PD 2006 dan runner up PE 2008. Semenjak dilatih Klinsmann dan kemudian diteruskan oleh Loew, Jerman menampilkan tim perpaduan pemain senior - junior dengan formasi menyerang. Kali ini sang kapten, Michael Ballack absen tp pemain muda lainnya siap mencuri perhatian publik, seperti Ozil dan Marin. Minimal langkah Jerman akan sampai di semifinal.

 

Bagaimana dengan wakil eropa lainnya? Saya tidak menjagokan Italia karena permainan mereka tidak meyakinkan semenjak PE 2008. Italia kali ini tidaklah sama dengan Italia di PD 2006. Mereka seperti bermain tanpa arah dan formasi yang baku. Cannavaro tidak setangguh empat tahun yang lalu, Buffon juga tidak dalam penampilan terbaik pasca cedera panjang. Para pemain senior digabungkan dengan pemain-pemain baru yang minim pengalaman internasional. Apalagi salah satu pemain kunci mereka yaitu Andrea Pirlo belum dapat dipastikan tampil di piala dunia ini. Menurut saya Italia juga memiliki masalah di lini depan mereka. Gilardino penampilannya tidak konsisten serta tidak ada penyerang yang bertipe pengacak (Cassano??). Pazzini dan Di Natale kurang teruji di kancah internasional. Sulit bagi Italia untuk menjadi juara atau lolos ke final.

 

Berikutnya ada Perancis, Belanda dan Portugal. Untuk Perancis saya tidak bisa banyak komentar tapi kemungkinan besar tim ini sulit untuk lolos ke final spt empat tahun yang lalu. Sepeninggal Zidane, grafik permainan Perancis semakin menurun dan sekarang mental mereka berada dalam titik terendah, karena hasil buruk selama uji coba. Semestinya setelah PE 2008 kemarin, Perancis memecat Raymond Domenech! Tapi malah berjudi dgn tetap diberi kesempatan sampai PD 2010. Praktis mereka menggantungkan harapan kepada Ribery dan Gourcuff. Kemungkinan mereka untuk bangkit jelas ada tapi mungkin langkahnya hanya sampai perempat final. Selanjutnya Portugal. Hampir sama dengan perancis, tim ini juga menunjukkan grafik menurun pasca Scolari hengkang. Hasil di babak kualifikasi kurang meyakinkan dan mereka terlalu bergantung pada Cristiano Ronaldo. Sepertinya tidak akan ada kejutan dari Portugal.

Kemudian tim oranye Belanda. Belanda berpotensi menghasilkan kejutan karena para pemain mereka berada dalam motivasi tinggi dan berada juga dlm usia emas. Sama seperti Spanyol, mereka juga menorehkan hasil 100% selama mengarungi babak kualifikasi. Belanda juga mengusung permainan menyerang yang menawan dan dipenuhi oleh talenta-talenta berbakat. Pengalaman di PE 2008 kemarin mungkin bisa menjadi pelajaran yang baik buat tim oranye dan membuat mereka termotivasi untuk tampil di puncak. Salah satu faktor yang mungkin bisa jadi hambatan adalah cederanya Arjen Robben, kurang solidnya lini belakang serta faktor persaingan para personilnya untuk menjadi pemain inti.

 

Untuk tim lainnya (Slovakia, Slovenia, Swiss, Denmark, Yunani), kecil kemungkinan untuk menghasilkan kejutan jika mengaca pada materi tim dan prestasinya. Yunani sulit mengulangi kejutan seperti PE 2004, Denmark mungkin akan melangkah hingga perdelapan final, Swiss bisa menjadi batu sandungan bagi tim lain karean terinspirasi oleh kesuksesan tim junior mereka. Sedangkan untuk Slovenia dan Slovakia, sepertinya melangkah ke babak kedua saja sudah merupakan prestasi yang bagus.

 

 

Saya berharap dengan diadakannya piala dunia di benua yang baru, yaitu afrika, akan hadir juara dunia yang baru. Mungkin saja tim seperti Spanyol atau Belanda bisa menjadi juara dunia yang baru dan menorehkan tinta emas. Bola itu bundar dan kemungkinan selalu saja ada... sejenak kita lupakan stress dan mari kita nikmati pesta rakyat sejagad ini dengan santai 

Mohon maaf kalau ada yang tersinggung dengan prediksi saya :)

 

 


Tag: piala dunia

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Anak Siantar 0 0
Mungkinkah Korea Utara, tim yang tertutup, bisa melakukan apa yang dilakukan Kroasia di Piala Dunia 1998? Atau mengulangi cerita sukses mereka 44 Tahun yang lalu di Inggris? Kita tunggu saja, meski berat dan sedikit mustahil..

: D
3-4-3 0 0
Pada akhirnya dikotomi latin vs europe nyaris terkikis di Piala Dunia. Sebab hampir mayoritas pemain non europe justru berkarir di benua biru itu : D
r30diavolo 0 0
@anak siantar: saya juga tertarik untuk melihat penampilan korut... siapa tahu mereka bisa menahan seri brasil or portugal ; )

@3-4-3: Saya pegang Belanda aja deh... siapa tahu bikin kejutan hehehehe
3-4-3 0 0
r30diavolo: Belanda selalu diunggulkan, minimal di second tier. Mental block's mereka diklaim belum hilang. Ini handycap mereka, teknis sih ga usah diragukan.
3-4-3 0 0
Anak Siantar: makanya saya pegang Korut sebagai kuda hitam. Satu2nya tim bergaya Stalin, tertutup dan misterius.

Partai mereka lawan Brasil adalah yg saya tunggu2 : D
Anak Siantar 0 0
3-4-3: Ternyata punya hasrat yang sama mas, penasaran melihat kolektivitas dan militansi bersatu dibalut pengabdian dan keinginan yang luar biasa tingginya untuk bisa memberikan yang terbaik untuk negeri mereka, negeri yang 'terisolir'.....

Ga sabar liat 'Rooney' nya Korut : D

r30diavolo 0 0
@3-4-3: selain Korut, tim mana lagi yg berpotensi menjadi kuda hitam?? AS or Slovakia mungkin? biasa tim2 kyk gitu mainnya bener team work dan rela mati di lapangan demi ngejar bola....

Silahkan login untuk memberikan pendapat