Legenda Dennis Bergkamp 6
Selasa, 8 Jun '10 23:26
Ini adalah salah satu dari pemain favorit saya dan menurut saya masuk dlm kategori "legendary player"... Dennis Bergkamp. Dennis Nicolas Maria Begkamp lahir di Amsterdam, 10 May 1969. Posisi Bergkamp adalah sebagai penyerang. Sepanjang karirnya dia memperkuat 3 klub besar eropa yaitu Ajax Amsterdam, Inter Milan dan Arsenal.
Karir di Ajax
DB memulai debutnya sebagai pemain profesional pada tahun 1986. Pada waktu itu dia dilatih oleh Johan Cruyff. Cruyff pula yang memberikan dia kesempatan debut sbg pemain profesional pd tahun yg sama. Pada tahun 1987, Bergkamp juga bermain di final Winners cup, dimana pada pertandingan tsb Ajax keluar sebagai juara. Bergkamp turut andil untuk membawa Ajax keluar sbg juara eredivisie tahun 1990 dan mebawa Ajax keluar sebagai juara UEFA pada tahun 1992, dengan mengalahkan Torino difinal. Bergkamp berpasangan dengan penyerang internasional Swedia, Stefan Petersson pd saat itu dan dengan sahabatnya Wim Jonk di lapangan tengah. Berposisi sebagai penyerang, Bergkamp menjadi top skorer di liga Belanda selama tiga tahun berturut-turut (1991, 1992 dan 1993).
Karena kehebatan dan ketajamannya serta gaya permainannya yg stylish, Bergkamp sempat dijuluki "Jong Prince" oleh publik Belanda (sebutan yang biasa diberikan untuk pemain yg permainannya hampir sama dgn Johan Cruyff, dan disebut sgb penerus Cruyff).
Perjalanan di Italia dengan Inter Milan
Kesuksesan di Belanda dan makin memikatnya permainan Bergkamp, baik untuk level klub maupun di level timnas, membuat Bergkamp banyak dihubung-hubungkan dengan klub-klub besar eropa lainnya. Terinspirasi dengan kesuksesan AC Milan dengan trio Belanda-nya membuat Inter berhasrat untuk membeli Bergkamp untuk mencapai kesuksesan dengan pemain tersebut. Bergkamp resmi pindah ke Inter pada tahun 1993, pada waktu itu Inter juga membeli kompatriot Bergkamp yaitu Wim Jonk. Bergkamp kesulitan untuk beradaptasi dengan permainan di Italia dan relatif tidak berkembang. Permainan Bergkamp yang stylish dinilai tidak cocok dan kurang produktif sebagai ujung tombak Inter Milan. Bergkamp dijuluki "ice man" karena kepribadiannya yg kaku dan pendiam. Bergkamp jarang berinteraksi dengan pers dan rekan-rekan satu timnya. Dia juag terlibat konflik dengan rekan satu klubnya, Ruben Sosa. Sosa sudah familiar dengan liga Italia, krn sebelumnya memperkuat Lazio dan menjadi mesin gol di klub tersebut. Saya ingat pernah membaca komentar Ruben Sosa mengenai Bergkamp di salah satu majalah asing yang isinya menyatakan keheranan karena kenapa pemain spt Bergkamp bisa dihargai sebegitu mahal dan tidak suka dengan gaya "cool" dari Bergkamp. Sosa bahkan pernah berebut dengan Bergkamp untuk mengambil tendangan penalti ketika Inter berhadapan dengan Milan di pertandingan liga Itali. Bergkamp berperan mengantar Inter keluar sebbagai juara UEFA pada tahun 1994 dan pada tahun 1995 dia mengakhiri karirnya di Itali. Bergkamp menciptakan 11 gol dari 52 penampilan.
Hari-hari di Arsenal
Inilah periode kesuksesan Dennis Bergkamp dalam karir profesionalnya. Dia pindah ke Arsenal pada tahun 1995 dan Aresenal dilatih oleh Bruce Rioch pada saat itu. Awal-awal penampilannya juga kurang meyakinkan tapi perlahan-lahan Bergkamp mulai menunjukkan kelasnya di kancah liga Inggris. Di Arsenal berposisi sedikit dibelakang striker. Ujung tombak Arsenal pada waktu itu adalah Ian Wright, dan Wright banyak menciptakan gol hasil dari kerjasamanya dengan Bergkamp. Masuknya sang professor Arsene Wenger pada tahun 1996 semakin meningkatkan performa dan peranan Bergkamp. Dia menjadi semakin tajam dan menjadi pembuka jalan buat striker-striker Arsenal. Bergkamp turut berperan mengantar Arsenal menjadi juara liga dan FA pd thn 1997/1998. Kemudian diulangi lagi pada tahun 2001/2002, menjuarai FA cup tahun 2002/2003, 2004/ 2005 dan menjadi juara liga pd tahun 2003/2004. Terakhir Bergkamp juga turut serta mengantar Arsenal ke final piala champions 2006 melawan Barcelona walaupun dia tidak bermain.
Semasa di Arsenal Bergkamp seperti menemukan habitat aslinya. Dengan posisi agak dibelakang striker, pergerakannya menjadi tidak terdeteksi dan kerap membuka ruang untuk striker lainnya ataupun mencetak gol dengan cara berkelas (tidak biasa). Bergkamp pernah mencetak hattrick pada tahun 1997 di salah satu pertandingan liga inggris dan uniknya trigol yg diciptakan Bergkamp menempati posisi pertama, kedua dan ketiga pada penghargaan "gol terbaik bulan ini". Gol-gol yang diciptakan Bergkamp kerap tercipta dengan cara yang "tidak biasa" sehingga muncul anekdot bahwa Bergkamp hanya bisa menciptakan gol-gol dengan cara yang indah saja.
Salah satu gol terbaik yang pernah diciptakan Bergkamp adalah pada saat berhadapan dengan Newcastle United di tahun 2002. Saking indahnya proses terjadinya gol (memperlihatkan betapa jeniusnya seorang Bergkamp!), gol tersebut dinobatkan sebagai gol terbaik liga inggris pada musim kompetisi 2001/ 2002. Bahkan perusahaan game kenamaan dari jepang, Konami, menampilkan versi 3D dari gol tersebut dan ditampilkan dalam trailer game sepakbola "winning eleven". Selama di Arsenal Bergkamp berpasangan dengan penyerang hebat lainnya seperti Ian Wright, Nicolas Anelka dan Robin Van Persie, Thierry Henry. Sedikit banyak Thierry Henry mendapat banyak masukan dari Bergkamp dan membuatnya menjadi raja gol di Arsenal. Van Persie bahkan mengutarakan tujuannya pindah ke Arsenal karena ingin belajar dari Bergkamp. Salah satu pemain yang sangat mengagumi Bergkamp saat itu dn menjadikannya sebagai mentor adalah David Bentley (waktu itu masih di Arsenal - sekarang di Hotspurs).
Selama berkarir di Inggris, Bergkamp masuk ke jajaran pemain asing terbaik yang bermain di liga inggris. Bergkamp tampil sebanyak 315 kali dan mencetak 87 gol.
Timnas Belanda
Nama Bergkamp mulai menanjak ketika memperkuat Belanda di Piala eropa 1992. Berpasangan dengan Marco Van Basten, Bergkamp membawa Belanda sampai ke semifinal sebelum dihadang oleh Denmark lewat adu pinalti. Setelah itu Bergkamp juga memperkuat Belanda di piala dunia 1994 di USA. Dia menjadi tumpuan harapan Belanda yg sdh tidak diperkuat Van Basten dan Gullit. Belanda tersisih di perempat final melawan Brazil, di pertandingan ini Bergkamp mencetak gol penyama kedudukan. Setelah itu dia juga memperkuat Belanda di piala eropa 1996, mencetak hanya satu gol sepanjang turnamen. Salah satu penampilan terbaik Bergkamp adalah ketika dia tampil di piala dunia 1998. Belanda dibawa sampai ke semifinal melawan Brazil. Bergkamp membuat gol yang disebut sebagai salah satu gol terbaik di piala dunia tersebut ketika melawan Argentina di perempat final. Mendapat umpan jauh dari De Boer, dengan tiga kali sentuhan Bergkamp menguasai umpan tsb, mengecoh Roberto Ayala dan mencetak gol. Ada sedikit cerita mengenai gol tersebut. Sebelumnya terjadinya gol, Bergkamp sudah memberi kode kepada Hiddink agar melakukan pergantian pemain karena dia sudah tidak kuat berlari. Setelah dia memberi kode, datanglah umpan jauh dari De Boer yang kemudian menjadi gol.
Penampilan terakhir Bergkamp dikancah internasional adalah di piala eropa 2000 di belanda belgia. Sayangnya Bergkamp gagal membawa negaranya menjadi juara. Karir Bergkamp berakhir tanpa pernah membawa negaranya menjadi juara di pentas internasional. Bergkamp memperkuat Belanda sebanyak 79 kali dan mencetak 37 gol.
Dennis Bergkamp pensiun pada tahun 2006 dan sekarang lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarganya. Kabar terakhir, Bergkamp sedang mengikuti pelatihan sebagai pelatih di klub lamanya Ajax Amsterdam. Mungkin nantinya dia akan menjadi pelatih di Arsenal atau mengikuti jejak Rijkaard dan Van Basten untuk menjadi pelatih tim nasional Belanda.
Tag: arsenal, Belanda, Bergkamp
Terkait:
-
Hubungan Saya Dengan Arsenal FC
Minggu, 22 Jan '12 22:29 -
Arsenal 1-0 Leeds United
Selasa, 10 Jan '12 15:21 -
Cuplikan Manchester City vs Arsenal
Senin, 19 Des '11 17:51
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
garislembut: Playmaker
-
3-4-3: Playmaker
-
athar: Playmaker
-
Mulut Besar: Hattrick

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat