Haruskah Benitez dan Pellegrini Dipecat? 3

Senin, 2 Nov '09 08:26

Dua tim besar Eropa sedang tergolek; Liverpool dan Real Madrid. Meski tidak anjlok banget, hasil di laga masing-masing cukup memprihatinkan buat penggemarnya. Liverpool bisa diobrak-abrik tim sekelas Fulham di Liga Premier dan harus menutup laga dengan sembilan pemain! Sementara Madrid dihantam tim amatir dari selatan kota, Alcorcon, 4-0, meski hari Sabtu kemarin bangkit dengan memukul tim sekota lainnya, Getafa, 2-0.

Apa yang sebenarnya terjadi pada dua tim ini sama, walaupun tidak identik.

Masalah Liverpool ada pada pelatih Rafa Benitez dan ketergantungannya pada kapten Steven Gerrard dan striker Fernando Torres. Sedangkan masalah Madrid adalah pada skuad secara keseluruhan dan mulai menunjukkan tanda ketergantungan pada sosok CR9 - Cristiano Ronaldo.

Namun khusus untuk Madrid, perhatian juga mengarah pada pelatih Manuel Pellegrini. Kapasitasnya mulai dipertanyakan. Apakah pria Cile ini pantas menangani tim sebesar Madrid? Problemnya, Pellegrini selama ini bukan pelatih yang "silau" pada bintang dan kini dia harus bekerja dengan para superstar. Pengalamannya di Villarreal dengan "membuang" gelandang flamboyan Juan Roman Riquelme adalah bukti.

Lantas kenapa Benitez dan Pellegrini gagal, setidaknya untuk sementara ini? Benitez sudah saya urai di tulisan sebelumnya. Sementara Pellegrini dihadapkan pada waktu yang terlalu dini untuk membangun skuad dan sekaligus meraih hasil -- walau kekalahan memalukan dari Alcorcon itu seharusnya tak boleh terjadi dalam logika apapun!

Dari perkembangan terbaru, Benitez mengatakan pembentukan skuad jauh lebih penting dari trofi juara. Tetapi masalahnya, Benitez sudah merekrut 67 pemain untuk Liverpool dan hanya menghasilkan satu trofi Liga Champions 2005. Waktu bagi Benitez untuk membentuk sudah terlalu lama dan seharusnya tak lagi ditolerir.

Lalu apakah kedua pelatih di atas harus dipecat? Jawaban saya adalah tidak perlu! Setidaknya di musim berjalan. Memecat pelatih di saat kompetisi masih berlangsung justru tak berdaya guna. Penelitian dua mahasiswa Jerman, salah satunya punya bapak seorang pelatih, sekitar 7-8 tahun lalu mengungkapkan itu. Hasil penelitian itu baru saja diterbitkan kembali.

Bila saya menjadi direktur sport Liverpool, saya hanya akan menetapkan kerangka waktu (secara rahasia). Sampai kapan Benitez harus berada di kursinya. Apakah hanya sampai akhir musim ini atau menambahnya hingga akhir musim berikutnya. Plus tak perlu diberi beban atau ultimatum harus juara di sini dan sana. Keberadaan Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger di Manchester United dan Arsenal bisa jadi acuan.

Demikian pula untuk Pellegrini. Dia harus diberi waktu. Madrid tak boleh lagi mengganti pelatih yang jumlahnya sudah sembilan orang dalam waktu lima tahun! Apalagi kebijakan pemilihan/pembelian pemain ada pada klub, bukan atas rekomendasi pelatih. Dalam kasus Pellegrini, dia cuma disuruh melatih -- siapapun pemainnya.

Madrid mungkin lupa bahwa ada aturan tak tertulis (Cesar Luis Menotti dan Franz Beckenbauer mengamini) bahwa sebuah tim tak akan berjalan sempurna ketika berisi lebih dari empat pemain baru sebagai starter, belum lagi jika pelatihnya pun baru. Semua akan butuh proses. Apa yang terjadi pada Madrid bisa dibandingkan dengan Chelsea atau Barcelona.

Chelsea dan Barcelona sebuah anti teori Madrid. Kehadiran Carlo Ancelotti justru menyempurnakan skuad yang sudah terbangun bersama sejak lama. Demikian pula dengan Pep Guardiola di musim lalu dengan treble-nya. Kedua klub itu sudah punya tim.

Bagaimanapun, Liverpool dan Madrid bukanlah tim kemarin sore. Apa yang terjadi pada raja Eropa nomor tiga dan satu itu juga menjadi kesalahan manajemen, bukan semata pada pelatih. Itu kesalahan kolektif sebuah harmoni kerjasama.

©: babble.com


Tag: Real Madrid, Liverpool, Rafael Benitez, Manuel Pellegrini

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

kakilangit 0 0
pellegrini tak perlu dipecat, tapi benitez sudah keterlaluan ; ))
3-4-3 0 0
kakilangit: benitez emang keterlaluan, sebaiknya dipecat di akhir musim aja...musim ini dah ga ada yg bisa diperjuangkan liverpool -- kecuali liga champions. kalo liga inggris, sulit lah apabila masih inkonsisten gitu : p
Der Kaiser 0 0
benitez memang sudah waktunya dipecat.. meski ndak di tengah musim.

Silahkan login untuk memberikan pendapat